Ini Budaya Suku Ambon Yang Paling Terkenal

Indonesia adalah negara maritim yang luas dan terdiri dari tidak sedikit pulau dengan jumlah warga yang paling banyak. Dengan banyaknya pulau tersebut, sekian banyak  macam ciri khas unsur bagian kebudayaan, kesenian, adat istiadat, kepercayaan, budaya, lokasi tinggal adat dan urusan lainnya dapat bertolak belakang antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Perbedaan tersebut terlukis kedalam sekian banyak  macam suku bangsa yang terdapat di Indonesia.

Orang orang dalam masyarakat suku ambon memiliki sejumlah karakteristik yang khas sebagai orang yang hidup di wilayah timur Indonesia. Orang ambon lazimnya mempunyai kulit hitam gelap dengan rambut ikal dan kerangka tulang yang merangkai tubuh dengan format besar serta kuat. Bentuk tubuh masyarakat suku ambon khususnya laki lakinya, lebih athletis dikomparasikan dengan format tubuh suku beda di Indonesia. Postur tubuh ini diperoleh karena kelaziman orang ambon kegiatan utama dilaut sebagai seorang pelayar dan penyelam yang handal.

Sama seperti budaya suku asmat dan beberapa banyak  budaya etnis di Indonesia dan lainnya, jika anda ingin mengetahui tentang suku di bambon bisa anda temui di media seperti koran, majalah, dan berita ambon. suku ambon juga mempunyai budaya yang ciri khas dan menjadi daya tarik kepada masyarakat luar untuk lebih mengenal serta mempelajari masyarakat suku ambon. Berikut sejumlah kebudayaan suku ambon yang masih dapat didatangi hingga sekarang.

  1. Bahasa Ambon

Bahasa yang dipakai oleh masyarakat suku ambon sehari hari ialah bahasa ambon. Bahasa ambon adalahbahasa yang dasarnya adalahbahasa melayu atau tepatnya bahasa melayu ambon. Bahasa melayu ambon ini digunakan untuk bahasa yang berkembang di daerah tengah maluku dan beberapa tempat berbeda di maluku sebagai bahasa dalam perdagangan. Dibeberapa wilayah di maluku, kupas ambon pun adalahbahasa kedua.

  1. Rumah Adat

Sebagai misal karya seni rupa terapan, suku ambon mempunyai sebuah lokasi tinggal ada yang diberi nama Baileo. Pada jaman sekarang, lokasi tinggal adat suku ambon ini dipakai sebagai lokasi pertemuan, musyawarah, dan pekerjaan upaara adat yang dinamakan dengan nama seniri negeri. Rumah baileo ini memiliki format seperti lokasi tinggal panggung yang dikelilingi oleh serambi. Atap lokasi tinggal baileo ini paling luas dan tinggi serta berbahan daun rumbia, sementara dindingnya tercipta dari gaba gaba atau batang daun rumbia.

  1. Pakaian Adat

Sama seperti kebiasaan yang dipunyai suku bangsa dari sekian banyak  etnis di Indonesia, suku ambon pun mempunyai pakaian adat yang khas dan tidak jarang kali dijadikan objek foto untuk para wisatawan yang berangjangsana ke ambon. Dalam pakaian adat suku ambon tersebut, lelaki mengenakan setelan jas berwarna merah dan hitam serta baju dalam yang berenda disertai ikat pinggang. Sedangkan perempuan mengenakan baju cele yaitu semacam kebaya pendek dan berkaji yang disuji.

  1. Seni tari suku ambon

Salah satu tarian yang sangat terkenal datang dari suku ambon ialah tari bambu tak waras atau dalam masyarakat suku ambon dinamakan sebagai buluh tak waras atau bara suwen. Untuk mengawali tarian ini, sang pawang akan menyimak mantra dalam bahasa tanah guna memanggil roh melewati asap kemenyan yang dihembuskan ke arah bambu. Bambu itu harus dipegang oleh sejumlah pria dewasa sebab akan bergoyang goyang seolah sedang mengila.

  1. Makanan Khas

Bentuk kebiasaan lainnya yang sudah menjadi karakteristik dari suku ambon berupa makanan yang dinamakan sebagai papeda. Makanan papeda ini adalahmakanan yang diubah dari sagu mentah dan seringkali akan disajikan dengan ikan kuah kuning. Makanan papeda ini telah turun temurun dipakai sebagai di antara makanan terlezat untuk orang ambon sampai-sampai tak heran bila ada tamu urgen yang datang ke ambon tidak jarang kali mendapatkan sajian makanan ini.

  1. Kepercayaan atau agama.

Pada jaman kini ini, banyak sekali masyarakat suku ambon sudah mendekap agama Islam maupun agama kristen sebagai dua agama terbesar di ambon. Mereka yang mendekap agama Islam umumnya tidak jarang kali lebih terampil dalam bidan perniagaan dan ekonomi. Sedangkan mereka yang mendekap agama kristen lebih tidak sedikit memilih bekerja sebagai pegawai negeri, guru, dan tentara. Meskipun tidak seluruh pemeluk agama mengerjakan hal yang sama.

 

Beberapap kebudayaan dari suku ambon itu diatas bisa dijadikan bahan pembelajaran guna mempelajari sekian banyak  macam kebudayaan di Indonesia beserta urusan hal yang bersangkutan.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *