Jenis-Jenis Barang dalam Manajemen Inventory

Inventory dalam bahasa Indonesia berarti persediaan. Atau lebih tepatnya adalah persediaan bahan atau barang yang ditabung untuk destinasi tertentu laksana memenuhi keperluan produksi ataupun langsung dipasarkan kembali. Sedangkan arti dari manajemen ialah sistem pengelolaan yang bertujuan untuk menciptakan sesuatu dapat benar-benar efektif. Jika disaksikan dari kedua definisi ini, maka manajemen inventori adalah sistem pengelolaan yang sehubungan dengan segala kegiatan persediaan bahan atau barang dalam sebuah perusahaan. Ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dalam sistem pengelolaan ini, tergolong di dalamnya pemeriksaan  dan penyediaan stok barang dan bahan baku. Di dalam perusahaan, manajemen inventory tergolong ke dalam proses yang urgen dan tidak dapat dilepaskan. Bagaimana tidak, dengan adanya manajemen inventory perusahaan dapat untuk merencanakan dan mengendalikan stok barang dan bahan demi deviden serta kelancaran bisnis. Di samping itu, manajemen inventory pun masih mempunyai guna lainnya, yakni:

 

Menghindari kelemahan stok. Manajemen inventory yang buruk memungkinkan suatu perusahaan kelemahan stok bahan baku ataupun barang yang bakal dijual. Perusahaan pun bakal kehilangan peluang untuk memperolah keuntungan. Dengan adanya pengelolaan yang baik, perusahaan bisa mengantisipasi kelemahan maupun keterlambatan stok tersebut. Sehingga kapanpun buatan akan dilaksanakan atau pelanggan datang guna membeli, stok terdapat dengan baik.

Mengantisipasi kelemahan stok di luar. Manajemen inventory pun akan menolong perusahaan untuk meluangkan stok sebagai antisipasi bilamana yang diperlukan tidak terdapat di pasaran.

Meningkatkan pemasaran. Bahan yang menyeluruh untuk buatan serta barang yang tersedia masing-masing kali pelanggan meminta pasti saja akan menambah pemasaran suatu perusahaan. Di samping itu, andai perusahaan selalu dapat memenuhi kemauan pelanggan pada saat diperlukan maka kepuasan pelanggan semakin baik. Yang berujung pada reputasi perusahaan yang pun terus meningkat.

Peningkatan pelayanan. Adanya Pengintegrasian stok barang dengan penjualan melewati manajemen inventory bakal memungkinkan otomatisasi untuk mengisi permintaan dengan mudah. Perusahaan bakal dapat merespon permintaan pelanggan secara cepat sebab otomatis akan tidak jarang kali terhubung dengan adanya ketersediaan barang di gudang maupun di toko.

Pengontrolan persediaan. Manajemen inventory yang dikolaborasikan dengan aplikasi akuntansi memungkinkan adanya akses instan terhadap data-data urgen persediaan sampai-sampai mampu dipakai sebagai pengontrol. Dengan kolaborasi ini maka bakal diketahui ketersediaan persediaan, jumlah yang ada, jumlah yang mesti dipesan lagi, dan ongkos yang bisa diketahui pada saat tersebut juga terhadap persediaan. Ketersediaan data ini dominan  pada fasilitas pengambilan keputusan berhubungan persediaan barang dan ongkos yang dibutuhkan.

Jenis-Jenis Manajemen Inventory

Selain guna yang lumayan banyak, jenis-jenis manajemen inventory pun lumayan beragam. Beberapa jenis itu antara lain.

 

  1. Bahan Baku (Barang Mentah)

Bahan baku adalahjenis persediaan yang kesatu. Manajemen mesti dapat meyakinkan ketersediaan bahan baku ini sebab adalahsesuatu yang mesti ada. Tanpa ketersediaan bahan ini maka buatan dalam suatu perusahaan pasti saja bakal terhambat. Manajemen persediaan mesti meyakinkan adanya stok bahan baku guna proses produksi.

  1. Barang Dalam Proses (Barang Setengah Jadi)

Barang separuh jadi adalahjenis kedua yang dibutuhkan dalam manajemen inventory. Masih bersangkutan dengan proses produksi, barang separuh jadi seringkali akan didistribusikan ke pabrik lain guna diteruskan menjadi barang jadi. Pengelolaan inventory-lah yang dipakai untuk menilai seberapa tidak sedikit barang yang dibutuhkan untuk didistribusi supaya bisa mengisi permintaan pasar dan cocok jadwal produksi.

  1. Barang Jadi

Setelah proses produksi memakai bahan baku mentah dan separuh jadi, maka dihasilkanlah barang jadi guna dipasarkan. Bagi mendapatkan deviden maksimal, manajemen perlu menata jumlah yang tersedia, jalur penyaluran serta jumlah yang diperlukan sesuai situasi pasar.

  1. Barang Suplai

Barang suplai adalahjenis barang lainnya yang mesti dikelola oleh manajemen inventory. Barang ini mesti dikelola dengan baik dan dipilah mana yang akan dipakai untuk buatan dan mana yang tidak.

  1. Barang Dagangan

Dalam manajemen inventory barang barang-barang harus jelas jumlah dan kemana saja jalur distribusinya.

Di samping kelima jenis barang tadi, terdapat dua jenis yang pun dikelola oleh manajemen inventory dari segi permintaan. Pertama ialah barang mentah dan barang separuh jadi. Dan kedua ialah barang jadi.

Baik dari segi penjualan maupun permintaan, semua jenis manajemen inventory ini bisa dikelola dengan mudah andai Anda memakai software akuntansi Jurnal. Jurnal mempunyai sistem pelaporan terintegrasi yang tidak melulu menghasilkan laporan finansial perusahaan, namun pun laporan jumlah persediaan melewati fitur Stok Barang yang dapat Anda update setiap ketika secara cepat dan mudah. kita tidak butuh repot mengerjakan pengecekan berulang ke sekian banyak  tempat penyimpanan di gudang guna meyakinkan bahwa stok barang kita aman dan masih mencukupi. Anda melulu perlu mengerjakan pengecekan melewati fitur stok Jurnal dan Anda dapat mendapatkan kepastian mengenai jumlah stok yang masih tersedia. Segera dapatkan fasilitas ini dengan mengikutsertakan perusahaan Anda kini juga.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *