Sinopsis Film Sonjuro

 

Sekuel dari Yojimbo. Film ini awalnya ialah adaptasi dari novel Shûgorô Yamamoto yang berjudul “Peaceful Days”, dan akan diciptakan sebelum Yojimbo. Novel tersebut sendiri mengenai sembilan samurai yang ditolong dua ronin canggung yang mengelabui dua kumpulan jahat yang bertentangan untuk saling bertarung. Peran antagonis diolah menjadi badan pemerintah yang korup dan unsur dua kumpulan jahat yang saling bertentangan sudah dipakai untuk yojimbo. Setelah Yojimbo sukses, Toho meminta Kurosawa untuk menciptakan sekuelnya, mengolah dua ronin yang canggung dengan karakter Sanjuro yang powerful dan mencatat ulang naskah supaya cocok dengan yojimbo.Penasaran kan jalan ceritanyaa gimna,streaming film online hanya di web terpercaya anda.

 

Plot Cerita:

Cerita dibuka dengan sembilan samurai muda yang cemas tentang korupsi dalam kepemimpinan klan mereka. Mereka percaya bahwa penguasa istana, Mutsuta (Yûnosuke Itô), korupsi sesudah merobek petisi terhadap durjana terorganisir. Seorang samurai mengisahkan hal ini untuk superintendent yang setuju guna campur tangan. Ketika kesembilan samurai muda ini bertemu diam-diam di kuil dan mendiskusikan masalah mereka, seorang ronin (Toshiro Mifune) hadir dari ruangan lain. Ia mendengar rencana mereka dan mangatakan bahwa yang korup sebenarnya ialah superintendent. Awalnya semua samurai merasa terhina dengan pengakuan itu, tetapi mereka percaya untuk ronin tersebut setelah mereka diblokade oleh anak buah superintendent yang korup. Ronin itu bertempur dengan imbalan uang, tetapi setelah menyadari bahwa Mutsuta barangkali dalam bahaya, ia menyimpulkan untuk menolong para samurai menjatuhkan pejabat yang korup itu.

Mereka mengawali pertarungan dengan mengamankan istri Mutsuta (Takako Irie) dan putrinya Chidori (Reiko Dan). Kelompok ini berlindung di sebuah lokasi tinggal di perumahan Mutsuta. Istri Mutsuta menanyakan nama ronin tersebut, sesudah melihat terbit jendela terdapat pohon Tsubaki (kamelia), ia membuat nama Tsubaki Sanjuro (“Pohon Camellia Tigapuluh tahun “). Hal Ini juga dilaksanakan di Yojimbo, di mana karakter Mifune menuliskan bahwa namanya ialah “Tiga puluh tahun pohon Mulberry .” Dalam film ini ia menambahkan, “Meskipun kini usia saya nyaris empat puluh.” Wanita tersebut menasihati Sanjuro guna menghindari pembunuhan yang tidak butuh dan mengindikasikan insight bahwa Sanjuro serupa ” glittering sword” dan mengaku bahwa “the best sword stays in its scabbard.”

Pengawal Superintendent, Hanbei Muroto (Tatsuya Nakadai), dan sejumlah pejabat korup lainnya berunding untuk mencatut pengikut Mutsuta. Pertama, mereka menciduk Mutsuta dengan menciptakan klaim palsu bahwa ia sudah membuat durjana terorganisir.

Sepanjang film, Sanjuro dirasakan oleh sejumlah samurai sebagai figure yang bermasalah: berperilaku yang buruk, yang tidak layak sebagai seorang samurai, cara-cara yang mengherankan untuk mengekspresikan pikirannya, malas-malasan dan tampak tidak tertarik pada perencanaan2 mereka, dan sembrono bila menyangkut kekerasan.

Sanjuro menyimpulkan untuk mendekati Hanbei dengan menawarkan diri sebagai tangan kanannya. Hal ini menyebabkan sejumlah Samurai percaya bahwa Sanjuro berkhianat dan mengakibatkan perpecahan di kumpulan Samurai ini. Empat dari mereka diam2 mengekor Sanjuro, dua orang yang percaya dan dua yang tidak. Namun, Sanjuro menyadari bahwa dia sedang dibuntuti dan keempat Samurai ini diciduk dengan mudah. Ketika Hanbei pergi guna meminta bala pertolongan Sanjuromelepaskan mereka dan mesti membunuh seluruh penjaga. Dia mengajak para samurai guna mengikatnya. Hanbei yang menyaksikan Sanjuro terbelenggu dalam suasana tidak berdaya tak mau menarik Sanjuro guna jadi tangan kanannya.

Keesokan harinya, istri dan putri Mutsuta mengejar sebuah petisi permohonan yang telah robek di aliran air kompleks. Samurai menyadari bahwa Mutsuta sedang dipenjara di seberang lokasi tinggal tempat mereka bersembunyi. Sementara pada tadinya mereka berencana mengerjakan penyerangan, mereka segera mengejar bahwa semua pasukan superintendent terdapat di lokasi tinggal tersebut, yang berarti serangan akan selesai kegagalan.

 

Sanjuro melahirkan rencana guna menipu semua tentara supaya keluar dari perumahan dan lantas mengirimkan tanda ke semua samurai muda guna menyerang melewati aliran air yang mengalir di kedua lokasi tinggal tersebut. Bagian kesatu rencana berlangsung dengan baik dan semua pasukan sukses keluar, tetapi Hanbei menciduk Sanjuro saat ia mengupayakan mengirim sinyal ke semua Samurai. Ketika semua pejabat menyadari bahwa Sanjuro menipu untuk mengalihkan para tentara, Hanbei pergi untuk mengajak pasukan guna kembali. Pada ketika itu, Sanjuro pulang menipu semua pejabat di lokasi untuk menciptakan sinyal ke semua Samurai. Tipuan tersebut berhasil, Mutsuta sukses diselamatkan. Hanbei juga kembali ke lokasi dan menyadari bahwa dirinya sudah ditipu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *